Setelah membaca tanggapan teman teman di topik "Ortu batak selalu mengharuskan helanya sarjana". Ternyata sangat penting gelar sarjana itu buat orang batak. Kesimpulannya :
1. Sarjana menjamin masa depan. (walaupun ada yang tidak setuju)
2. Sarjana menentukan pola pikir seseorang
3. Sarjana membuat bangga orang tua
4. Sarjana membuka peluang lancarnya berhubungan ama cewek cewek batak yang sudah sarjana.
Ada lagi nih pernah terdengar "Ah na di tuhor do gelar na i ala na mora ibana"
Di suatu acara pemilihan ketua umum salah satu marga besar batak di Jakarta ada 2 kandidat utama:
1. Si A bergelar DR dan bekerja sebagaiakademisi
2. SI B bergelar DR juga dan berprofesi sebagai pengusaha yang sudah sukses.
Pada saat kedua kandidat ini di umumkan munculkah pro dan kontra serta gosip yang saling menjatuhkan diantara kedua pendukung kandidat ini.
Si A yang bekerja di sebuah Universitas di Jakarta jelas dong background pendidikannya dari mana. Sementara si B yang notabene parhuta huta dan katanya sih pernah berjualan ikan asin di pasar senen jaman thn 70an tetapi saat ini sudah menjadi pengusaha sukses dan pemegang saham di beberapa perusahaan taksi di jkt.
Banyak terdengar omongan2 yang menjatuhkan si B salah satunya: [-("Ah na di tuhor do gelar na i ala namora ibana" :( ndang sipilliton i, Si A ma tapillit.
Saking serunya acara pemilihan ini akhirnya si A dan si B mendengar gossip gelar ini.
Tiba pada hari kedua calon ketua umum ini memaparkan visi dan misinya...
pertama sekali giliran si A naik ke podium semua hadirin diam mendengarkan beliau memaparkan visi dan misi nya yang panjang lebar dan sangat perfect. Setelah selesai semua hadirin tepuk tangan. =D>
Giliran si B naik ke podium beliau tidak memaparkan visi dan misi nya tetapi dia cuman bertanya "Siapa diantara kalian yang merasa dirinya kehilangan gelar DR? kalau ada yang kehilangan gelar DR, saya akan mengembalikan gelar saya ini kepada orang yang kehilangan gelar tersebut". Mendengar pidato singkat ini semua hadirin terdiam.
Teman teman:
1. Kalau ada yang "membeli" gelar sarjana sah kah itu?
2. Teman teman yang sudah menjadi sarjana dengan penuh perjuangan apakah akan merasa tersaingi oleh kesuksesan lulusan SMA yang kemudian sangat di berkati Tuhan dan bisa menjadi pengusaha sukses sehingga dia sanggup beli gelar sarjana juga?
3. Apakah kesuksesan seseorang itu harus dari bangku kuliah?
4. Apakah orang yang sukses itu pola pikirnya masih tetap seperti pola pikir lulusan SMA lainnya walaupun dia sudah sanggup memimpin puluhan orang bergelar S1 bahkan S2?
dikutip dari milis BG
Thursday, April 13, 2006
Subscribe to:
Posts (Atom)
