Suku dan budaya
Suku adalah komunitas dari satu kumpulan manusia yang berada dalam satu lingkungan, tatanan yang dianggap dapat megatur kehidupan sosial disana.. dalam satu suku biasanya kita akan melihat, bahasa, pakaian, tarian, sifat, dan ada peraturan peraturan sosial “adat” yang dianggap menjadi seremonial atau peraturan tidak tertulis dalam sehari hari, miss adat perkawinan, mengangkat raja, pesta panen, dan yang lain lain.. semua yang melekat dalam satu budaya adalah yang terbaik pada masa itu dan merupakan kesepakatan dari komunitas suku itu untuk mengatur kehidupan sosialnya
Suku batak dan budaya
Batak.. adalah salah satu suku yang ada di indonesia ini. Sebagai satu suku terdiri dari manusia sebagai ciptaan Tuhan dibarengi dengan kesukuannya “adat” dimana adat itu sebagai tatanan sosial bagi suku batak itu sendiri yang terkumpul dalam adat DALIHAN NA TOLU. Konsep dalihan natolu yang merupakan hasil kompromi dan kesepakatan nenek moyang orang batak untuk menjadikan satu komunitas orang batak dapat hidup secara sosial dengan orang batak lainnya. “Opputta na parjolo martukkot saiala guddi napinukka ni parjolo ihuttonon ni parpudi” tatanan yang ada dibuat nenek moyang kita ditujukan buat generasi berikutnya.. karna nenek moyang kita menganggap akan baik untuk generasi berikutnya… tapi sebagai generasi muda kita perlu telaah lagi beberapa hal yang harus kita ikuti dan perlu kita buang.. misalnya penyembahan berhala harus kita buang karna kita sudah beragama.. stuktur lainnya harus kita pertahankan karna itulah ciri kita sebagai orang batak “berbudaya”
Perkembangan Jaman datangnya Agama dan pengaruh kepada Adat dan budaya batak
Salah satu yang paling berpengaruh untuk merobah adat batak adalah agama dan yang paling berperan adalah NOMENSEN dengan membawa kabar suka cita keselamatan, kehidupan suku batak pada masa itu hanya berada pada lingkungan sosial yang sama “hanya komunitas batak” dan tidak mengikuti perkembangan perkembangan di luar bonapasogit sendiri dan dengan adanya penginjilan yang turut serta memperbaiki struktur yang ada pada masa itu salah satunya adalah merobah paradigma lama dari orang batak akan pentingnya keselamatan, serta yang tak kalah pentingnya adalah adanya pengajaran akan ilmu pengetahuan, pertanian dan kesehatan dan pola masyarakat mulai berkembang tapi tidak melupakan DALIHAN NATOLU, dan hasilnya dapat kita lihat sekarang ini salah satunya kita mementingkan arti pendidikan dan perkembangan jaman akan ilmu pengetahuan dan Tak lupa yang paling kita syukuri adalah DATANGNYA BERITA SUKA CITA “PEKABARAN INJIL”
Salah satu hal yang dirobah lagi dari perkembangan budaya dan pengaruh kita belajar dari yang baik sesuai jaman adalah, ANAKKON HI DO HAMORAON DIAU… orang tua orang batak berlomba untuk memajukan anaknya dengan harapan agar nanti kelak dapat yang terbaik, dapatkah kita bayangkan berapa pendapatan orang tua kita dan biaya yang harus dikeluarkan “kalau dipikirkan secara matematika tidak pernah ketemu” dan disana kita patut bersyukur pada Tuhan..
Perkembangan budaya lainnya adalah tentang berpakaian dimana pada jaman dahulu orang batak memakai ulos sebagai pakaian sehari hari namun dengan berkembangnya jaman pakaian ulos itu hanya dipakai dalam upacara adat saja dan bisa kita lihat sekarang orang kawinan sudah memakai JAS dan Pakai Dasi… tapi struktur adat yang paling penting DALIHAN NA TOLU tidak pernah di tanggalkan, jadi boleh dikatakan BERKEMBANG TAPI TIDAK LUPA ASAL “MANGALAKKA TU JOLO ALAI MANAILI TU PUDI”
Perkembangan perkembangan positif ini adalah merupakan hasil dari pengalaman dan pengalaman yang kita dapat setelah kita merantau dan memperoleh pendidikan sepanjang tidak merobah hal yang paling dasar dari orang batak itu sendiri
Pandangan Generasi Muda Batak
Banyak dari generasi muda batak Bangga dengan budaya sendiri itu wajar karna sifat semua manusia bukan hanya batak doang bangga pada diri sendiri namun yang perlu diperhatikan kebanggaan itu akan sirna saat kita tidak bisa menunjukkan kita bangga sebagai orang batak.. beberapa hal yang paling dasar dari batak itu tidak kita ketahui dan beberapa DOKTRIN yang baik tentang orang batak itu tidak kita ketahu menjadikan kita hanya bangga semu, karna kita tidak pernah menunjukkan bagaimana seharusnya orang batak itu pada lingkungan sosialnya.. walau sebagian besar dari kita generasi muda batak ada yang bisa menunjukkan tapi satu hal hal yang menjadi permasalahan adalah sifat kaku kita yang tidak terbuka pada budaya lainnya dan bersifat tertutup.. “kita jangan lupa budaya kita tapi harus mengikuti perkembangan agar kita juga dapat maju”
Ada sebagian Generasi Muda orang batak yang SANGAT MALU sebagai orang batak dan menyesal sebagai orang batak dengan menganggap orang batak itu hanya dari sisi Negatif, KERAS, SUKA BERANTAM, COPET, SERING BERSELISIH dan banyak lagi..
Memang tidak dapat kita pungkiri sebagian dari orang batak itu ada yang menjadi demikian, tapi yang menjadi pertanyaan adalah:
1. apakah kita harus menghujat diri kita sendiri
2. apakah kita harus menyesal lahir sebagai orang batak
3. apakah kita harus Tinggalkan batak itu
dalam satu seminar tentang adat batak ada seorang menanyakan “kenapa kita harus belajar bahasa batak, lagu batak, dll mengapa kita tidak belajar pendidikan tinggi dan bahasa inggris biar kita tidak ketinggalan jaman dan tidak KOLOT” dan pada saat itu panelis berkata.. can you speak english.. ahh itu mungkin mudah, dia bicara bahasa JERMAN, BELANDA, PRANCIS, dan ada dua bahasa lain serta 3 bahasa daerah dari indonesia..truss dia berkata.. aku belajar tentang batak, belajar tentang teknologi modren bahasa lain dan aku bisa, aku mengerti batak tap aku juga mengikuti perkembangan jaman dan berpendidikan ”KOLOT KAH”, sekarang kau dimana..????? apa dengan telah mengikuti perkembangan dan meninggal kan doktrin orang batak itu sudah menjadi lebih baik. Kadang kita gengsi dan malu sebagai orang batak tapi untuk meyakinkan orang batak itu dari sisi negatif aja tidak bisa, karna kita belum bisa menunjukkan siapa kita dengan baik setelah kita tinggalkan budaya batak aku jadi begini “sukses dan hebat”
Yahudi adalah satu suku di dunia ini yang paling lama bertahan dengan budayanya.. apa kita lebih sukses dengan menerima bulat bulat perkembangan jaman ini dari pada mereka.. atau yang lebih nyata.. apa kita lebih sukses dari orang cina yang ada di indonesia telah ratusan tahun di Indonesia tapi memegang penuh budaya dan bahasanya…sampai menjadikan budayanya salah satu icon berpengaruh di indonesia.. KITA DIMANA..???
Lupa Do Ho
Lupa doho.. itulah judul lagu tentang orang batak yang sukses tapi lupa akan kampung halamannya.. sebenarnya kalau kita simak lagu itu adalah indah bangat.. banyak dari kita sukses tapi lupa membangun kampung kita, budaya kita dan mengajarkan yang terbaik buat keluarga kita, sekampung kita dan orang batak pada umumnya… kita hanya menganggap kita sudah sukses dan contohlah aku, atau sifat jelek orang batak “HANYA MENGKRITIK ITU JELEK DAN TIDAK BAIK SEHARUSNYA INI TAPI TIDAK PERNAH LANGSUNG BERPERAN UNTUK MELAKUKANNYA”
Bagaimana Kita Generasi Batak
Dalam dunia modren ini sebagai orang batak kita perlu mengerti secara luas apa sih batak itu…??, bagaimana….????, dan telah dimana…??? evaluasi untuk mempertahankan yang baik menambah hal hal yang bagus ilmu pengetahuan dan teknologi.. miss kita adakan seminar atau diskusi atau yang lebih mengena lagi kita adakan pelatihan dalam lingkup budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi.. dengan tujuan membangun orang batak yang BERAGAMA, BERBUDAYA, DAN BERPENDIDIKAN.. kita sama sama membangun Bonapasogit dan orang batak itu sendiri… dan nanti kelak ada generasi muda batak lahir dan menjadi karakter yang bisa di banggakan
Jangan Kritik apabila Kita belum BERBUAT apa apa UNTUK BATAK itu sendiri karna sama aja telah meludah kelangit dan yang kena muka sendiri “marsitijur tu ginjang hona bohi”
“Tapature ma diditta” kita masing masing mencari, mengevaluasi apa yang kurang ,mempertahankan yang baik, memberikan yang terbaik buat budaya batak agar kita dapat memberikan yang terbaik bagi orang batak dan orang lainnya sehingga kita dengan Tegak kepala Berkata “AI HALAK BATAK DO AHU” “AKU ORANG BATAK” dengan bangga
Songon mangusa botohon maulak ulak tu bona, “mengelus lengan akan berulang ulang maju mudur” biar orang batak biasa berantam atau berselisih pendapat pasti ada saatnya akan kembali baikan dan berdamai walau lama dan itulah tugas kita untuk memperbaiki.
Nabisuk do nappuna hata naoto tu pargadisan “orang bijak yang dapat menguasai tapi orang bodoh akan terjual” KARNA ITU KITA HARUS BIJAK SEBAGAI ORANG BATAK
Sorry klo ada kesalahan tapi hanya pandangan singkat untuk kebaikan kita, Dos ni tahi umbahen saut “Sepakat untuk Berbuat akan terlaksana”
HIDUP ORANG BATAK
Edison Harli M Purba
NHKBP DEPOK 1
Monday, May 29, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment